Lewati navigasi

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2011 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

A San Francisco cable car holds 60 people. This blog was viewed about 3,500 times in 2011. If it were a cable car, it would take about 58 trips to carry that many people.

Click here to see the complete report.

Ini adalah rekaman ke-Embuhan kami. Sebenarnya saya suka-suka aja jadi badut ketika kami berkumpul, tapi dalam teori HITMAN SYSTEM hal itu dapat mengurangi wibawa dan self branding. Apalagi di depan wanita. Tapi ga papa lah toh saya juga bisa bersikap cool n kharismatik kok :p.

dari yang lumayan baru nih:

waktu itu di meja bekas saya ada foto di saat saya nyinom, kemudian sama adit di sampingnya diseselin print-printan hitam putih dengan tulisan “iiih MASe RAISIN yo pak!!” trus bapaknya bilang “hahaha aku melu nyengir wae”.. nah ketika emyr dan edit dah resign, suatu ketika emyr main ke kantor dan melihat tempelan itu masih tersisa. Dan ndilalahnya emyr nemuin fotonya adit dengan gaya yang rekane adalah mirip rockstar. slep.. langsung diselipkan dibawah kaca. dan inilah hasilnya.

Aditpun ngguyu.. namun namanya juga adit.. cah rodo ireng, bunder, dan suka ndobel sego tak kehilangan akal. nDilalah juga dia nemuin foto Emyr di amplop tugas waktu kuliah. fesbuk dibuka, dan ditempelinnya si monitor dengan solasi kertas. dan ditimpalinya foto adit dengan foto emyr. dan inilah hasilnya:

piye? kancaku lucu to? nek ra lucu yo ben.. iki kan gojekan lokal.. tur aku nulise neng blogku dewe..

ada lagi cerita konyol nih… karena tangan emyr adalah lentik, dan saat dia kecapekkan dia sering meletakkan tangannya ke kepalanya.. mirip iklan dancow ma sampe ma sampe.. dan ga taunya.. saya juga ga habis berfikir, bisa-bisanya si Adit sempet senantiasa mengkepcur itu adegan pake kamera ponselnya selama satu bulan.. inilah hasilnya gan..

behind the scene:

padahal emyr adalah cowo yang baik hati lhoh..

dan adit adalah cah sangat rajin bekerja.. apa pun dikerjakan check this out..

Dia juga cinta kebersihan… dimana ada sego pasti dia sikat bersih

perutnya eksotik banget to gan?

Dia sering panggil saya dengan istilah sabut klopo (sabut kelapa) karena rambut saya sering lepek dan dahi saya lebar. Disebuah malam yang sibuk dan serius. waktu itu sedang ada agenda pemotretan mock up entri untuk sebuah festival iklan. Dia menyiapkan studio swasembada dengan sangat serius. dari menata meja hingga cek lighting. Pokokke look professional banget lah..

tiba-tiba dia memanggil saya “bim rene..(bim kesini dong) cek lighting… saya pun datang dengan senang hati. Ditunjukkanlah hasil foto pada layar LCD di kamera. woow sip.. cahayanya keren.. setelah itu dia utak utik di komputer sambil tersenyum.

beberapa jam kemudian internal chat menyala pertanda ada file yang terkirim. setelah saya buka.. ternyata adalah.. dwaarr..

krompyaaannggg… kurang ajar bener tuh anak…

Emyr juga suka tuh ngedit-ngedit foto jadi lucu sampai-sampai di album pekok-pekokan.. cek aja di FBnya..

wis yo bwoos.. mugo-mugo seneng..

Semuanya berawal dari kampus. Makrab bersama, kuliah bersama, bikin tugas bersama, makan siang bersama, dan lain-lain bersama kecuali bercinta.. hahaha.. karena selalu bersama, maka tercipta sinergi kultur dari masing-masing yang melebur menjadi sebuah kultur baru dalam komunitas SERIGALA PETIR. Dari yang tadinya pendiam, cool ketika berkumpul semuanya jadi terasa sama. Saat ada tugas kampus anak-anak SP (Serigala Petir) selalu antusias untuk melihat karya teman-teman lainnya. Saling menyanjung hingga mengejek karya dengan cara yang lucu sudah menjadi kebiasaan.

Tahun demi tahun berganti.. halah..kok tulisane dadi serius banget sih guys? wkwkwkw.. kata guys adalah sebuah kata yang terdengar geli dan sok gaul buat Adit dan Emyr. dua orang inilah yang paling lama menemaniku dalam dunia advertising baik manis maupun pahit.. halah.. ndadak nganggo perumpamaan barang.. yak.. kembali ke tahun demi tahun.. di tahun akhir-akhir, sistem perkelasan menjadi berubah. yang tadinya selalu senantiasa menjadi satu kelas, saat itu kami harus memilih mata kuliah sendiri-sendiri. Al hasil kelaspun menjadi acak. tapi ga masalah.. kami tetap senantiasa stay cool.. ehm sudah brapa kalikah saya menggunakan kata senantiasa?

Nama serigala petir memiliki makna… opo yo? dulu pengennya sih kaya serigala…ngopo-ngopo bareng..terutama golek pangan.. wkkk.. dan petir adalah pesona.. yah.. kami adalah cah pede..merasa diri kami mempesona.. yang di atas ini adalah salah satu karya kami dalam sebuah zine buatan kami sendiri. Sampulnya digambar bareng-bareng di rumahnya mbak mita yang sekarang jadi rumah makan Lemah Ledok.. pernah masuk tivi lho rumah makannya.. Serigala Petir juga pernah ada versi komiknya bikinan Irfan Wijaya. tapi saya lupa naruh JPG-nya.. yang pengen liat silakan aja langsung kontak ke bang irfan.. wkwkwk bang og piye.. padahal aku cah jogja lho dab…

mungkin ini sedikit cerita tentang SP.. terakhir kumpul sih beberapa waktu kemarin. Acaranya seakan-akan adalah olah raga numpak pit.. padahal cuman dari Golo hingga Warung lotek sorosutan. ra popo.. rodo sehat dan rodo nyetil bwoos.. hook ooh bwoos?

yang motret dan kamera hapenya agak kurang ajar tuh.. masa jidatku bisa hilang ditelan cahaya? sungguh terlalu..

salam _/\_

Seperti postingan yang dulu.  Ini hanyalah monument bahwa fotokopian bisa juga menghasilkan karya yang stand out. Prosesnya masih sama dengan yang pernah dijelaskan dalam blog ini. Hanya saja kali ini ditambahkan aksen unconventional untuk menciptakan keunikan.

Temanya adalah Prancis kontemporer. Sehingga yang ada di benakku adalah dunia kontemporer prancis selain menara eifel adalah kosmetik. Aku mencoba brainstorming untuk menyatukan kaos dan kosmetik. untuk itulah aku menambahkan aksen kancing baju, dan bulu mata imitasi diatas sablonan fotokopian.

Dan inilahhasilnya ^

Karena ternyata yang dimaksud juri tentang Prancis kontemporer adalah keadaan negara Perancis secara aktual, maka karya saya dinyatakan tidak masuk dalam tema, sehingga tidak dapat meraih juara. Namun karena karya ini dinilai unik, maka juri dan panitia berinisiatif  menjadikannya juara favorit. Dan saya mendapatkan gantungan kunci menara eifel. :D hahaha tetap disyukuri lah.. sebenarnya saya mengikuti lomba ini karena depresi gagal memburu dolar. Sehingga dengan lomba ini saya berharap dapat tiket keliling Eropa. Tapi saya cukup senang menjalani prosesnya karena didukung oleh bantuan Diyan Zahro (pencuri hati saya).

Berkarya dengan cinta pasti menghasilkan hasil yang bahagia.. —-{@

Kotagede adalah sebuah daerah kecil yang pernah menjadi ibukota kerajaan Mataram islam di Yogyakarta. Di sini tidak ada bangunan megah seperti menara Eifel di Paris maupun peradaban meriah seperti di Tokyo. Namun kesederhanaan itulah yang membuat saya dan beberapa orang tentram dan bangga tinggal di Kotagede.

Di tempat yang terdapat gang-gang kecil dan lorong inilah aku menyimpan kenangan-kenangan indah di masa kecil. Mulai dari bersepeda keliling sebelum tidur, melihat kesenian jathilan, dan meriahnya pasar legi Kotagede.

Samapai suatu saat dimana urban art mulai menjamur secara kuantitas, hal itu pun juga mempengaruhi diriku intuk ikut andil dalam mewarnai ruang publik yang ada. Namun perbedaan antara aku dan bomber yang lain adalah ketika mereka memilih ruang publik yang bersih untuk dikotori, maka aku memilih menimpali sesuatu yang kotor dengan stencil yang lebih mencolok. Sehingga hasil yang diperoleh kira-kira ketika dipotret dengan kamera VGA HP- Hi-Tech seri M11 adalah seperti ini.

Ini adalah tanda yang aku buat sekitar 1,5 tahun yang lalu. Sebenarnya saya sangat ingin intens sekali menjadi bombers vernacullar. Namun karena frekwensi antara brief, feedback, dan revisi dari marketing tempat aku bekerja sangatlah padat, maka dengan terpaksa sementara saya harus lebih menikmati hidup sebagai desainer grafis.

Semoga ke depan lebih diberikan kesempatan untuk mewarnai beberapa scene subkultur yang ada di Jogja ( Kotagede khususnya) dengan kreativitas. Bukan sekedar euforia.

The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

Healthy blog!

The Blog-Health-o-Meter™ reads This blog is on fire!.

Crunchy numbers

Featured image

A Boeing 747-400 passenger jet can hold 416 passengers. This blog was viewed about 2,900 times in 2010. That’s about 7 full 747s.

 

In 2010, there were 12 new posts, growing the total archive of this blog to 29 posts. There were 32 pictures uploaded, taking up a total of 3mb. That’s about 3 pictures per month.

The busiest day of the year was March 1st with 102 views. The most popular post that day was Sablon Fotokopian Menjadi Trend Setter Fashion 2010.

Where did they come from?

The top referring sites in 2010 were facebook.com, kaskus.us, google.co.id, husnimuarif.wordpress.com, and archive.kaskus.us.

Some visitors came searching, mostly for metal satu jari, lambang padi, metal 1 jari, ketep pass, and j-rocks.

Attractions in 2010

These are the posts and pages that got the most views in 2010.

1

Sablon Fotokopian Menjadi Trend Setter Fashion 2010 March 2010
5 comments

2

Komunikasi Rabbani Metal Satu Jari June 2010
17 comments

3

Rude Boys (Rudy) Lambang padi dan Salon.. April 2010
2 comments

4

POSTER EXPRESI PEMIRSA TRANS TV January 2010
3 comments

5

logo depsos bikinan aye..(kalah) September 2009
4 comments

The power of dream. Ini adalah tagline sebuah brand raksasa dari negeri sakura yang benar-benar nyata aku rasakan kebenarannya. Sama dengan sebuah hadits yang selama ini aku jadikan motivasi dalam menggapai mimpi yang kira-kira berbunyi ” Bersemangatlah untuk menggapai apa yang bermanfaat bagimu, mintalah tolong kepada Alloh, dan jangan merasa lemah”. Sebuah angan yang kita citakan dengan bersungguh-sungguh maka secara bawah sadar angan tersebut akan menuntun hati kita untuk mewujudkan angan tersebut. Insya Alloh..

Berikut adalah salah satu angan yang saat ini benar-benar menjadi realita, lebih dari yang saya inginkan. Bertatap muka dengan personel yang telah membuat karya melalui musik keras namun terinspirasi dari teladan-teladan bijak yang tertuang dalam Al Quran dan sejarah Islam.

Mereka adalah Purgatory. Tak perlu berdesakan berdiri terhimpit berjubel penumpang di kereta ekonomi untuk menuju Cileduk tempat dimana mereka tinggal. Beruntungnya aku ketika mereka datang ke Jogja, dan menghubungi kami untuk saling bertemu.

2 hari bertemu, saling sharing hingga bertemu pagi…dan tidak berhenti sampai di sini. Beberapa pekan kemudian mereka merealisasikan misinya menggebrak aula TBS Solo untuk menunjukkan komitmennya sebagai “Metal Satu Jari” yaitu metal tanpa drugs, alkohol, dan tabiat buruk lainnya. Halangan demi halangan, dari ketinggalan pesawat hingga sound yang tidak mampu mendetect sample DJ-Umbara. Namun mereka tetap tampil demi komitmen mereka meski tanpa Badar dan Amor (gitaris dan growl vokal Purgatory).

Ini adalah konser yang menurut saya cukup unik. Sebelum menggebrak panggung, Bone (bassist) bertanya pada crowd “Apakah kalian sudah shalat ashar?” pertanyaan yang membuat saya melongo sebelum musik menghentak dan atmosfir crowd menjadi memanas (meski hati tetep adem).

Gigs pun ditutup sebelum adzan maghrib berkumandang. Kami dan mereka menyempatkan diri untuk merekam moment tersebut sebagai sebuah kenangan dalam sebuah file JPG melalui camera DSLR pinjaman yang pada saat pulang kami kehilangan baterainya di kereta.

Tak sampai di sini hubungan kami. Komunikasi masih selalu terjalin melalui SMS dan jejaring sosial di dunia maya.

Bencana Merapi membuat hubungan kami dan mereka semakin dekat. Tak banyak ngomong maupun menulis status kepedulian di facebook, ada sebuah sms yang masuk dalam ponsel saya yang isinya menanyakan nomor rekening saya. Dan di sebuah dini hari ponsel saya kembali berdering menerima notivikasi debet yang berisi update saldo debet yang tidak sedikit. Dan Alhamdulillah pada pagi hari itu bantuan tersebut langsung kami serahkan pada pengelola bantuan yang dikelola oleh Pemuda dan Bapak-bapak muda Masjid Darussalam. Selain itu bantuan juga kami serahkan pada MOGER dari Prambanan (Corrint) untuk dikoordinasi dengan pemuda setempat karena di daerah itu dijadikan pos untuk menampung para pengungsi.

Rabu 9 November kemarin bantuan tersebut telah sampai pada pengungsi yang berada di daerah Manis Renggo… Inilah yang menjadi alasan mengapa saya menulis blog ini…

Terimakasih buat rekan-rekan Purgatory, Mogerz Infantry dan Hamba Alloh yang tidak mau disebutkan namanya… Jazakumullahu Khairan Katsiran…
(foto by: damai tegar mahardhika | Corrint | MOGerz infantry Solo)

Waktu pertama kali masuk kerja di sebuah advertising agency, pernah terbesit sebuah kegelisahan. Karena biasanya perusahaan yang bonavit pasti mendisiplinkan jam kerjanya secara sistematik ketat sehingga terkadang tidak memperdulikan waktu shalat. Dan akhirnya kegundahan tersebut sirna. Yang saya masuki adalah sebuah creative agency yang sistem kerjanya juga kreatif. Jadwal masuk, istirahat, dan pulang memang tercatat ketat di bagian HRD. Namun hal itu tidak menghalangi waktu kami untuk menunaikan shalat 5 waktu. Meskipun sedang serius brainstorming ketika adzan ashar berkumandang maka creative director kami mengijinkan kami untuk keluar sebentar memenuhi panggilan tersebut. Ini adalah salah satu alasan mengapa meskipun pekerjaan ini capek, berangkat pagi pulang pagi lagi dan ongkos lemburan juga sering telat namun saya masih loyal untuk berada di perusahaan yang kemarin kembali meraih penghargaan “The Most Vreative Agency” kategori graphic design.

Kebiasaan itulah yang kemudian managing director kami mengamanahkan kami untuk mendisain back drop untuk mushola kecil di kantor. Inilah disainnya:

Sesuai mandatory: harus ada kaligrafi kalimat tauhid pada center of interest-nya. Kami memilih kaligrafi yang polygonal agar mudah terbaca dan tidak mengganggu kekhusyukan ibadah. Kemudian pada backgroundnya kami berikan aksen-aksen abstrak yang menyerupai element api agar ketika menghadap backdrop kita teringat akan neraka dan kasih sayang Alloh. Inilah yang kami tangkap dari makna perfect balance (pinjam istilah next albumnya Purgatory :p)

Yak sip..semoga yang sedikit ini bisa membawa manfaat untuk kawan-kawan yang numpang sholat di mushola kami.

(ngisi waktu nulis lagi di blog biar nggak terlalu under pressure dengan situasi gunung Merapi dan kembali mengingat Alloh dalam segala keadaan. Karena tidak ada tempat berlindung yang benar-benar aman kecuali kepada-Nya) .

Salam Satu Jari

 

After all the places you’ve been, all the choices in life you’ve seen
Would you live your life with no despair
For the tears and pain you’ve given, and sins you beg to be forgiven
Believe me, GOD won’t leave you there

—————————————————————————————–

Di atas adalah cuplikan lyric band metal yang menamakan diri mereka Purgatory. Nama yang bermakna api pencucian dosa dimana mereka senantiasa melantunkan pesan-pesan positif yang dikemas dengan musik cadas untuk membuat jalur diferensasi ketika banyak band-band metal lainnya menyuarakan ajakan mengikuti setan maka Purgatory mengajak penikmat musik metal untuk tetap berada dalam naungan tauhid yang murni.

Bukan sekedar melankolia pada moment-moment tertentu seperti band-band mainstream yang berusaha mengejar pasar ketika menjelang lebaran. Sejak pertama kali bergabung dalam Metalik Klinik #1 Purgatory mulai menyisipkan pesan tentang sakaratul maut pada pendengarnya. Dan mulai album 7:172 mereka tidak segan-segan untuk menebarkan taujih ruhiyah dengan musik mereka. Semua lagu yang mereka gemakan mengandung value amar ma’ruf nahi munkar sehingga membuat para metalhead “satanic” kebakaran jenggot mereka. Surat kaleng, diskusi miring pada forum-forum online pun bermunculan menjastifikasi Purgatory sebagai band katrok, hipokrit, sok-sokan dan cacian-cacian lain. Namun Purgatory tetap tegar dan konsisten dengan jalan mereka. Sampai akhirnya keluarlah album Beauty Lies Beneath yang lebih matang konsep dan penggarapannya. Demikianlah deskripsi singkat tentang band ini.

Secara taufikiyah dakwah Rasulullah, memang dakwah Purgatory tidak termasuk di dalamnya. Sudah pasti para ulama salaf tidak setuju dengan adanya dakwah dengan musik keras. Mereka akan mengatakan ini adalah kejahilan, bid’ah dan sebagainya. Namun apakah mereka bisa mendakwahi para metalhead yang sedang moshing di mosh pit dengan khotbah dan dalil-dalil panjang layaknya dauroh syaikh-syaikh bergelar Lc? Tentu saja prosentase mustahilnya sangat besar. Perlu tahapan awal untuk mencapai pemurnian ruhiyah orang-orang yang notabenya masih awam terhadap agama. Di sini paling tidak Purgatory telah menyelamatkan anak-anak metal dari seruan-seruan kepada syetan dan tetap bisa menikmati musik metal sebagai hiburan.

Seperti halnya wali songo yang berdakwah dengan wayang kulit, gamelan, dan filosofi simbol pada orang-orang kejawen yang pada saat itu masih menganut faham-faham animisme dan dinamisme, Purgatory juga berdakwah dengan musik metal kepada orang-orang metal untuk membebaskan mereka dari faham-faham sesat yang sering terlantunkan melalui lagu-lagu metal bersimbol kepala kambing dan pentagram. Ini adalah sebuah strategi awal komunikasi rabbani yang dilakukan oleh band metal satu jari.

Ketika para metalhead telah banyak berhijrah pada seruan Purgatory dan mereka sudah mulai tertarik kepada Agama tauhid ini, pastilah mereka akan semakin penasaran terhadap ajaran ini dan mulai mencari-cari jalan menuju hidayah yang selanjutnya. Saat itulah diperlukan peran para ulama untuk membimbing mereka kepada jalan cahaya. dan inyaAlloh setelah mereka mengenal Purgatory mereka akan mengenal juga perjuangan Ibnu Taimiyah, Syaikh bin Baaz, Syaikh Al-Bani, Dr. Abdullah Azzam dan ulama-ulama yang berjuang demi tegaknya kalimah La Ilaha Ila Alloh..Amin…

Semoga Alloh senantiasa mengampuni kesalahan kita dan senantiasa menunjukkan kepada kita jalan hidayah menuju Fisabilillah…

Berawal dari nuansa positif ketika passionku sedang meledak-ledak untuk mengerjakan sebuah project, tercetus permainan huruf yang merefleksikan toleransi nilai-nilai kesempurnaan. Yaitu angka 9-10 dalam inti sari perfeksionis, sehingga penggabungan dua angka dalam satu kata menjadi perf9ct10nist. Untuk menyimpan gagasan yang tiba-tiba datang itu maka aku buat sebuah jpeg untuk aku upload pada dinding virtual facebook-ku sehingga ketika aku lupa maka akan ada teman-temanku untuk mengingatkannya.

Beberapa rekan memesannya untuk dibuatkan sebuah t-shirt. Namun karena terbatasnya waktu dan dana maka hal itu belum juga terlaksana. Akhirnya dalam sebuah meeting bersama pak Arif Budiman tentang pameran di web site DGI-Online, judul perf9ct10nist terpilih untuk menjadi tema pameran sebagai resistance dari “good is not enough” selamat menikmati pamerannya di sini

sebenarnya aku mengirimkan beberapa entri, salah satunya adalah karya ini. Namun karena sistematisnya adalah melalui seleksi, maka karya yang satu ini tidak masuk dalam kategori perfeksionis…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.